Meskipun mur DIN 1804 memiliki struktur yang sederhana, pemasangan yang benar adalah kunci untuk memastikan kinerja pengunciannya.
(1) Alat inti: Kunci pas tipe kait (harus digunakan), standar umum adalah DIN 1810.
Ada berbagai bentuk:
1)Tipe tetap dengan hidung terangkat: Sesuai dengan standar DIN 1810, ini adalah opsi standar yang paling banyak digunakan.
2)Jenis berengsel/Dapat disesuaikan: Satu alat mencakup beberapa spesifikasi, cocok untuk situasi dengan kondisi kerja yang bervariasi.
3)Jenis kit: Seperti set 8 bagian, berisi berbagai spesifikasi, memfasilitasi manajemen dan penggunaan terpusat.
(2) Alat bantu: Kunci torsi: Untuk memastikan kontrol gaya penguncian yang tepat, banyak kunci pas tipe kait dirancang dengan antarmuka lidah persegi yang dapat dihubungkan ke kunci pas torsi. (3)Aksesori anti-longgar: Untuk mencapai efek anti-longgar, mur harus dipasangkan dengan perangkat anti-longgar yang sesuai, seperti mesin cuci pengunci atau perekat pengunci benang.
(1)Persiapan sebelum Pemasangan
Konfirmasikan spesifikasi: Pastikan spesifikasi ulir mur DIN 1804 konsisten dengan spesifikasi poros.
Inspeksi pembersihan: Bersihkan poros, ulir mur, dan permukaan sambungan kunci secara menyeluruh, dan periksa apakah ada gerinda atau kerusakan.
Konfirmasikan permukaan penahan beban: Selama pemasangan, sisi mur dengan permukaan mesin halus harus menghadap bantalan atau permukaan ujung benda kerja.
(2)Pengetatan awal
Penyisipan manual: Sejajarkan mur dengan ujung poros terlebih dahulu, lalu masukkan dengan tangan sebanyak 2 hingga 3 putaran.
(3)Perangkat anti-longgar
Pasang mesin cuci pengunci sesuai dengan skema anti-longgar (lidah bagian dalam harus sejajar dengan alur pasak pada poros) atau gunakan perekat pengunci ulir.
(4)Pengencangan terakhir
Masukkan hidung kunci pas kait yang menonjol dengan hati-hati ke dalam alur mur (perhatikan bahwa mulai dari spesifikasi M45x1.5, mur memiliki 6 alur, dan Anda perlu menerapkan gaya lebih merata)
(5)Penguncian dan Konfirmasi
Menggunakan anti-pelonggaran mekanis (cincin pengunci): Setelah mengencangkan mur, tekuk lidah luar cincin dan masukkan ke dalam slot mana pun pada mur untuk mendapatkan penguncian mekanis.
Gunakan bahan kimia anti pelonggaran (perekat pengunci benang): Oleskan setelah membersihkan benang dan sebelum mengencangkan, dan tunggu hingga sembuh.
Pemeriksaan akhir: Gunakan kunci momen untuk memeriksa ulang torsi.
| Senin | M3.5 | M4 | M5 | M6 | M8 | M10 | M12 | M14 | M16 | M18 | M20 |
| P | 0.6 | 0.7 | 0.8 | 1 | 1.25 | 1.5 | 1.75 | 2 | 2 | 2.5 | 2.5 |
| dk maks | 7 | 8 | 9 | 11 | 14 | 18 | 21 | 24 | 26 | 29 | 32 |
| min | 6.64 | 7.64 | 8.64 | 10.57 | 13.57 | 17.57 | 20.48 | 23.48 | 25.48 | 28.48 | 31.38 |
| k maks | 3 | 3.5 | 4.2 | 5 | 6.5 | 8 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| k menit | 2.75 | 3.2 | 3.9 | 4.7 | 6.14 | 7.64 | 9.64 | 10.57 | 11.57 | 12.57 | 13.57 |
| n menit | 1.46 | 1.46 | 2.06 | 2.56 | 3.06 | 3.57 | 4.07 | 4.07 | 4.07 | 4.07 | 5.07 |
| n maks | 1.71 | 1.71 | 2.31 | 2.81 | 3.31 | 3.87 | 4.37 | 4.37 | 4.37 | 4.37 | 5.37 |
| t menit | 1 | 1.2 | 15 | 2 | 2.5 | 3.2 | 3.8 | 3.8 | 3.8 | 4.8 | 4.8 |
| tidak maksimal | 1.40 | 1.60 | 1.90 | 2.4 | 3 | 3.7 | 4.3 | 4.3 | 4.3 | 5.5 | 5.5 |
(1)Jangan bingung dengan permukaan penahan beban: Pastikan permukaan d3 yang dikerjakan dengan mesin halus bersentuhan erat, dengan permukaan kasar menghadap ke arah pengoperasian alat.
(2)Nilai torsi sangat penting: torsi yang terlalu tinggi dapat merusak ulir atau menyebabkan deformasi poros; torsi yang tidak cukup tinggi menyebabkan gaya pra-pengencangan tidak mencukupi, sehingga mur DIN 1804 rentan kendor.
(3) Penggunaan alat yang benar: Pastikan ukuran kunci pas soket sama persis dengan diameter luar mur untuk menghindari kerusakan pada slot.
(4)Gaya pramuat harus diperhitungkan: Saat digunakan untuk menahan beban awal, gaya pramuat harus diatur secara tepat menggunakan metode profesional.
(5)Pemeriksaan rutin: Selama pengoperasian awal peralatan atau setelah perbaikan besar, perlu dilakukan pemeriksaan rutin terhadap status penguncian mur untuk mencegah kendor.