Hex Weld Nuts adalah jenis pengikat khusus yang memenuhi standar DIN 929. Mereka menampilkan bentuk heksagonal dan tiga tonjolan las di bagian bawah (beberapa dengan pin pemosisian). Mereka dipasang secara permanen pada lembaran logam melalui pengelasan titik resistansi dan menyediakan lubang ulir internal berkekuatan tinggi untuk sambungan baut berikutnya. Fitur utamanya adalah tidak pernah kendor setelah pengelasan. Hex Weld Nuts banyak digunakan dalam industri seperti mobil, lembaran logam, dan cetakan. Mereka juga digunakan di lokasi di mana mur biasa tidak dapat digunakan atau di mana diperlukan sambungan ulir yang kokoh dan permanen, yang berfungsi sebagai titik sambungan ulir internal tetap.
Desain struktural Hex Weld Nut berpusat pada tiga tujuan utama: keandalan pengelasan, akurasi posisi, dan kemudahan perakitan.
【1】 Bentuk heksagonal
(1)Bentuk: Segi enam biasa. Dimensi sisi berlawanan memenuhi standar DIN 929. Dapat dikencangkan menggunakan kunci pas terbuka biasa atau kunci pas soket, tanpa memerlukan alat khusus.
(2)Lebar sisi berlawanan: Spesifikasi berbeda memiliki dimensi berbeda. Misalnya, M6 11mm, M8 14mm, dan M10 17mm. Sediakan area kontak yang cukup untuk kunci pas.
(3)Tinggi total: Biasanya 0,8 hingga 1,0 kali diameter nominal benang. Pastikan panjang pengikatan benang dan berikan kekuatan sambungan.
| Senin | M4 | M5 | M6 | M8 | M10 | M12 |
| P | 0.7 | 0.8 | 1 | 1|1.25 | 1.25|1.5 | 1.25|1.75 |
| s maks | 11 | 11 | 13 | 15 | 17 | 19 |
| menit | 10.57 | 10.57 | 12.57 | 14.57 | 16.57 | 18.48 |
| H maks | 5 | 5 | 6 | 7.5 | 9 | 11 |
| H menit | 4.7 | 4.7 | 5.7 | 7.14 | 8.64 | 10.57 |
| d1 maks | 6.9 | 6.9 | 8.9 | 10.9 | 12.9 | 14.9 |
| d1 menit | 6.7 | 6.7 | 8.7 | 10.7 | 12.7 | 14.7 |
| jam maks | 0.8 | 0.8 | 0.8 | 0.8 | 1.2 | 1.2 |
| jam mnt | 0.6 | 0.6 | 0.6 | 0.6 | 1 | 1 |
| jam 1 maks | 0.5 | 0.5 | 0.5 | 0.5 | 0.7 | 0.7 |
| jam 1 menit | 0.3 | 0.3 | 0.3 | 0.3 | 0.5 | 0.5 |
【2】 Proyeksi pengelasan bawah
(1)Jumlah: 3 buah (terdistribusi secara merata pada suhu 120°). Tiga titik menentukan bidang, memastikan bahwa Mur Las Hex bersentuhan erat dengan bahan dasar. Meskipun permukaan benda kerja sedikit tidak rata, pengelasan yang andal masih dapat dijamin.
(2)Posisi: Di tepi permukaan bawah, untuk meningkatkan stabilitas pengelasan.
(3)Bentuk: Bagian atasnya bulat atau kerucut, dengan bagian atasnya halus. Selama pengelasan resistansi, arus terkonsentrasi, dan mengutamakan peleburan untuk membentuk inti.
(4)Tinggi: 0,5 - 1,0 mm (nilai spesifik bergantung pada spesifikasi dan ketebalan pelat). Pastikan kontak erat dengan bahan dasar dan berikan volume leleh yang cukup.
【3】Pin pemandu posisi (Pilot, struktur opsional)
(1)Diameter pin pemandu: Kurang dari lubang benda kerja yang telah dibor sebelumnya (misalnya M8 untuk φ9,6mm atau φ11,6mm)
(2)Tinggi pin pemandu: 1,5 ~ 2,5 mm (dipilih berdasarkan ketebalan papan)
【4】Benang internal
(1)Spesifikasi benang: Benang kasar metrik M3 hingga M16 (tersedia benang halus), Imperial UNC 1/4″ hingga 5/16″
(2)Akurasi benang: 6H (metrik), 2B (imperial)
(3)Panjang ulir: Sediakan panjang pengikatan ulir yang cukup
(4)Orientasi ulir: Ujung masuk dapat mengalami chamfering